Laporan : Awan Turseno
Cakrawalainfo.com (Jogyakarta) - Masyarakat, tentu banyak yang mengenal minuman beer. Biasanya, setelah mendengar nama tersebut membayangkan minuman yang memabukkan.
Lain halnya dengan Beer Jawa, minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Bahkan, jika diminum menyehatkan badan karena dalam membuat menggunakan rempah-rempah.
Menurut BRAY Hj Nuraida Joyokusumo, Beer Jawa merupakan minuman favorit Sri Sultan HB VIII. Sebagai penghangat badan, Beer Jawa disajikan untuk Sultan HB VIII jika sedang beristirahat di rumah peristirahatan vila Ngeksikondo-Kaliurang terutama setelah beliau sakit.
Beer Jawa, merupakan minuman tradisional Kraton Mataram. Selain menyehatkan badan, dulu oleh Sultan HB VIII Beer Jawa untuk menjamu tamu istimewa.
Diluar negeri, pejabat penting menyajikan white wine bagi tamu kehormatan, lanjut istri adik Sri Sultan HB X GBPH Joyokusumo.
“Beer Jawa sebagai pengganti white wine, untuk menjamu,” kata pemilik Gadri Resto ini, Rabu (10/2/2010).
Saat ini, menurut dia, Beer Jawa terus dilestarikan sebagai minuman tradisional warisan Kraton Mataram. Di Gadri Resto beer ini, minuman yang disajikan dingin atau panas sesuai permintaan pembeli.
Sebenarnya, masyarakat telah banyak yang mengenal minuman ini. Hanya saja, mungkin tidak tahu namanya. Beer Jawa, adalah minuman secang yang dicampur air jeruk nipis.
Jika ingin membuat, sangat mudah bahannya yakni sediakan 1,5 liter air; 50 gr seratan kayu secang; ¼ sendok merica butir; 2 butir cabe jamu merah; 1 ruas mesoyi; 1 batang serai memarkan; 1 batang kayu manis; 250 gr jahe baker kupas memarkan; 500 gr gula pasir.
Caranya: rebus kayu secang bersama bumbu rempah lainnya hingga mendidih, angkat dan disaring. Masukkan gula pasir, rebus kembali hingga mendidih, angkat. Simpan dalam botol tertutup. Saat akan diminum campurkan sedikit sirup secang dengan air hangat secukupnya.
Untuk membuat Beer Jawa, sirup secang tersebut diberi air jeruk nipis, diaduk hingga larut. Beer Jawa siap disajikan hangat maupun dingin.*(wan/dib)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar