Laporan : Ajun Ally
Cakrawalainfo.com (Indonesia) - Untuk urusan seksual, pria memang tak pernah benar-benar pede. Banyak pria yang rela melakukan apa saja agar terlihat perkasa di tempat tidur, termasuk mengonsumsi obat kuat.
Menurut konsultan seks dr. Ferryal Loetan, banyak sekali kaum adam yang salah kaprah akan definisi, penggolongan, hingga fungsi obat yang dapat mendongkrak stamina seksual pria ini.
Tambah dr. Ferryal, definisi ‘obat kuat’ saja sebenarnya sudah keliru. Kalau begitu, bagaimana definisi yang benar? Apa yang harus dilakukan para istri yang suaminya gemar mengonsumsi obat kuat?
LAIN JENIS, LAIN KHASIAT : Menurut dr. Ferryal, obat-obatan untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual dibagi menjadi 3 macam. Pertama, obat yang memperbaiki gangguan fungsi seksual pada pria.
”Gangguan fungsi seksual sendiri bisa dikategorikan lagi menjadi tiga. Pertama, yang berelasi dengan ejakulasi, seperti ejakulasi dini atau post ejakulasi (ejakulasi yang terlalu lama).
Kedua, yang berelasi dengan ereksi, misalnya impoten. Dan ketiga, yang berhubungan dengan orgasme, misalnya saat berejakulasi, dia tidak merasakan kenikmatan,” jelas dr. Ferryal.
Kedua, obat afrodisiak, yang bahan bakunya mampu meningkatkan libido. Misalnya, muira puama (sejenis tumbuhan), pasak bumi, daun damianae dan yohimbine. Ketiga, suplemen dan vitamin yang dapat meningkatkan stamina.
Ada tiga zat inti yang dianggap paling berperan dalam mendongkrak kualitas seksual, yaitu Zn (seng), Ca (kalsium), dan Mg (mangan). “Ketiganya berperan untuk meningkatkan libido, memperbaiki persarafan, dan untuk pembentukan air mani,” papar dr. Ferryal.
Viagra, obat yang didewakan banyak pria, termasuk salah satu obat yang memiliki khasiat memperbaiki gangguan fungsi seksual. Namun, disfungsi seksual tak seluruhnya dapat ditangani oleh Viagra. Walau begitu, bukan lantas berarti dengan mengonsumsi Viagra (atau beberapa turunannya) si junior tetap perkasa dan tak pernah ‘tidur’.*(femina-online/jay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar