Laporan : Awan Turseno
Cakrawalainfo.com (Jogyakarta) - Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di wilayah Kabupaten Sleman terus digalakkan. Berbagai kegiatan dilaksanakan, baik dibidang pendidikan seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), KB, Posyandu serta pemberdayaan perempuan.
Menurut Wakil Ketua I PKK Kabupaten Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo, program KB di wilayahnya saat ini telah berjalan dengan baik. Bahkan telah terbentuk Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) atau yang dikenal dengan kader KB di tiap desa.
“Kita telah memiliki 1000 orang IMP, masing-masing desa terdapat sekitar 10 orang. Mereka sebagian besar masih muda, “kata Kustini dikediamannya Sabtu (6/2/2010).
Dijelaskan, IMP bertugas mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya ber-KB. Disamping menjelaskan keuntungan mengikuti program KB serta macam-macam alat kontrasepsi.
Untuk mengetahui keberhasilan program tersebut setiap bulan diadakan evaluasi di kecamatan. Agar masyarakat terpacu mengikuti KB diselenggarakan berbagai perlombaan misalnya yel-yel KB tingkat pedesaan, lanjut Kustini.
Sedangkan dibidang Yandu Lansia, PKK Sleman menyelenggarakan roadshow senam sehat setiap hari Minggu. Karena program ini telah berjalan, belum lama ini Sleman mendapat penghargaan dari Menteri Kesehatan sebagai ‘Kabupaten Sehat, PKK Sehat’.
Bahkan direncanakan pada bulan Maret ini akan diselenggarakan lomba senam poco-poco tingkat desa dilanjutkan tingkat kecamatan, ungkap istri Plt Bupati Sleman Sri Purnomo.
Ketika disinggung PAUD di Sleman, dengan tegas Kustini menjelaskan, hingga saat ini di tiap pedusunan terdapat PAUD. Setiap posyandu secara otomatis memiliki PAUD karena merupakan satu paket.
Sementara itu untuk pemberdayaan masyarakat, Pemda Sleman telah mengucurkan dana bagi kemajuan usaha kelompok. Diharapkan, dana tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar usaha kelompok tersebut semakin maju dan berkembang.*(wan/dib)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar