Rabu, 17 Februari 2010

Dosis Obat Kuat, Dapat Merusakan Ereksi Permanen (3) habis
Laporan : Ajun Ally

Cakrawalainfo.com (Indonesia) - Ditegaskan dr. Ferryal, jika dosisnya tidak dikontrol, atau daya tahan tubuh si pria sedang lemah, atau dia sedang mengonsumsi obat lain yang berbahan baku nitrat, bisa mengakibatkan pingsan, stroke, dan bahkan nyawa melayang.

Kelebihan dosis obat kuat juga dapat menyebabkan kerusakan ereksi permanen. Pasalnya, penggunaan obat kuat yang tak semestinya dapat menimbulkan kondisi priapism, yaitu ereksi yang berkepanjangan. Hmm... semestinya, sih, para suami kapok jika mendengar risiko juniornya justru terancam tidur abadi!

TANDA-TANDA PEMAKAI OBAT KUAT
Nah, bagaimana cara istri mengenali suami yang gemar memakai obat dan jamu-jamuan perkasa ini?

Menurut dr. Ferryal, gejala-gejala yang umum terlihat –selain jagoannya selalu terlihat kencang secara tidak alami-- adalah rasa panas di seluruh tubuh, kepala nyeri, dan mata memerah.

Dokter Ferryal menambahkan, obat yang memperbaiki disfungsi seksual pria juga tak boleh dikonsumsi setiap hari. Konsumsinya juga tidak boleh lebih dari satu setiap kali pakai.

Kalau suami ngotot tetap ingin mengonsumsi jenis-jenis obat per­kasa ini, dengan alasan untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual dengan Anda.

Sebagai istri, Anda harus bisa merayunya agar berkonsultasi dulu kepada dokter, dan membeli obat-obatan tersebut di apotek resmi dengan resep dari dokter.

Memang, biasanya harganya lebih mahal ketimbang membeli dari agen-agen obat di pinggir jalan yang tak dijamin keasliannya. Bahkan, menurut dr. Ferryal, 90% obat kuat yang beredar bebas adalah obat palsu.

“Bentuknya memang sama, namun mutu dan takaran obatnya di bawah standar. Juga banyak ditemukan obat kuat palsu yang diracik dengan mencampurkan bahan lain, misalnya tepung laktos (warna putih, merah, cokelat) dan tepung tapioka,” ujar dr. Ferryal.*(femina-online/jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar