Rabu, 17 Februari 2010

Pemuda Stress, Karena Tak Bisa Sekolah
Laporan : Ajun Ally

Cakrawalainfo.com (Jambi) - Lagi-lagi kemiskinan membuat orang stres.

Di Kuala Tungkal, Provinsi Jambi, seorang pria yang diindikasi gila terpaksa dipasung dengan cara dirantai pada kaki, lantaran pihak keluarga tidak memiliki biaya untuk mengobati. Kejadian tersebut sudah berlangsung selama dua tahun.

Ardiansyah, 21, warga Desa Parit Lima, Kelurahan Tungkal Dua, Kuala Tungkal, diduga mengalami stres setelah pihak keluarganya tidak mampu membiayai melanjutkan sekolah usai menamatkan sekolah dasar.

Karena mengalami stres, Ardiansyah sering tidak terkendali. Ia sering mengamuk, bahkan sebelum dipasung dua tahun yang lalu ia sempat merusak mobil seorang tetangga.

Akibat kasus tersebut polisi pun sempat menahannya, namun ia dilepas kembali karena diduga mengalami gangguan jiwa. Saat itu pihak keluarga terpaksa mengganti biaya kerusakan mobil akibat perbuatan Ardiansyah.

Karena tidak ingin kejadian serupa terulang, pihak keluarga memasung sebelah kakinya dengan menggunakan rantai, yang dipaku pada lantai rumah. Di sanalah ia melaksanakan semua aktifitas, termasuk buang air dan makan.

Aisyah, kakak Ardiansyah menuturkan, keluarganya merasa bingung sampai kapan Ardiansyah akan mengalami nasib tragis seperti itu.

Keluarganya sangat mengharapkan Ardiansyah dapat segera sembuh. Tapi, karena tidak memiliki biaya, keluarganya tidak mampu membawa Ardiansyah ke dokter atau ke panti rehabilitasi.

Latar belakang keluarganya yang hanya petani miskin, menjadikan niat untuk segera mengobati Ardiansyah hanya sekadar mimpi.

Sampai saat ini belum ada pihak yang terketuk hatinya mengulurkan tangan untuk membantu Ardiansyah.*(forumbebas/jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar