Sabtu, 06 Februari 2010

Donor Darah Harus Menjadi Gaya Hidup
Laporan : Ajun Ally

Cakrawalainfo.com (Surabaya) - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan meski PMI bekerja untuk kemanusiaan, tetapi pengelolaannya harus dilaksanakan secara profesional.

“Dasar dari PMI ialah kemanusiaan, tapi harus dikelola secara profesional, tidak boleh secara sosial.

Jadi PMI ini seperti koperasi dari masyarakat untuk masyarakat,” katanya saat memberikan pengarahan pada pengurus PMI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Timur, di Surabaya, Jumat (5/2). Ia menuturkan PMI adalah perantara bagi masyarakat untuk memberikan bantuan.

PMI akan terus menerus memperbaiki fasilitas dan kinerjanya. Kalla mengingatkan pengurus di provinsi dan kabupaten/kota tentang dua tugas pokok PMI, yakni sebagai unit transfusi darah dan penanggulangan bencana.

Untuk itu, pengurus dan relawan PMI dituntut selalu siap siaga. Tidak hanya dalam penanggulangan bencana, PMI juga harus berpartisipasi untuk menyiapkan masyarakat agar waspada terhadap bencana yang mungkin terjadi.

Selain itu, Kalla juga mengajak semua jajaran untuk meningkatkan target persediaan darah dari yang hanya sekitar 1,3 juta kantong, menjadi 3 juta kantong pada 2010, dan 5 juta kantong pada 2011.

“Untuk itu, PMI harus mengampanyekan manfaat donor darah. Masyarakat harus mulai menjadikan donor darah sebagai gaya hidup yang menyehatkan,” ujarnya.

Guna mendekatkan masyarakat dengan donor darah, PMI akan melakukan uji coba permanen dengan menempatkan unit transfusi darah di pusat-pusat perbelanjaan maupun stasiun kereta api.

Kalla bersama pengurus pusat PMI, Palang Merah Norwegia, dan perwakilan dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, meninjau Unit Transfusi Darah Cabang PMI Surabaya.*(ant/jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar