Rabu, 23 Desember 2009

Indonesia Butuh 10.000, Teknisi Perawatan Pesawat
Laporan : Ajun Ally

Cakrawalainfo.com (Jakarta) - Indonesia membutuhkan sedikitnya sepuluh ribu teknisi perawatan pesawat dalam lima tahun ke depan.

Direktur Utama GMF Aero Asia, Richard Budihadianto mengungkapkan jumlah teknisi sebanyak itu dibutuhkan dalam rangka menghadapi lonjakan jumlah pesawat yang beroperasi di Indonesia.

"Pada 2014 nanti kita setidaknya butuh sekitar 10.000 teknisi," kata Richard di sela-sela acara workshop tentang Kondisi Perawatan Pesawat di Indonesia yang digelar di Jakarta, Selasa (22/12) lalu.

Richard memprediksi, jumlah pesawat yang akan beroperasi di Indonesia pada 2014 nanti bisa mencapai 702 pesawat.

Richard mengungkapkan, saat ini jumlah teknisi pesawat yang ada di Indonesia hanya sekitar tiga ribu orang. "Sekitar 1500 diantaranya, atau 50 persennya merupakan teknisi GMF," kata Richard.

GMF sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak dibidang maintenance repair and overhaul (MRO) pesawat.

Kata Richard, GMF inilah telah melakukan kerja sama dengan sejumlah universitas di Indonesia untuk mencetak tenaga-tenaga handal dibidang perawatan mesin pesawat.*(jnc/jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar