Senin, 21 Desember 2009

Menteri PDT ke Madiun, Bupati Sampaikan Angka Kemiskinan
Laporan : Ajun Ally

Cakrawalainfo.com (Madiun) - Bupati Madiun, H. Muhtarom disela-sela kegiatan Sima’an Qubro menyampaikan kepada Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ir. A. Helmy Faisal Zaini, SE, bahwa masalah yang paling menonjol diwilayahnya adalah kemiskinan, pengangguran dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Data yang disampaikan statistic setempat, angka kemiskinan di Kabupaten Madiun mencapai 54.946 Rumah Tangga Miskin (RT), dengan pendapatan perkapita rata-rata Rp 5,4 juta per tahun atau Rp 450 ribu per bulan.

“Tergantung, katagori minim atau dibawah Upah Minimal Kabupaten (UMK). Kualitas SDM-nya berdasarkan data indeks Pembangunan Manusianya (IPM) yaitu peringkat 24 dari 38 Kab/Kota se-Jawa Timur,” katanya di Pendopo Muda Graha.

Data tersebut, tersebar 15 Kecamatan, 206 Desa/Kelurahan dengan luas wilayah 101.086 Ha. Jumlah penduduk, sekitar 689.000 jiwa dengan mata pencaharian tergantung pada sektor pertanian.

Namun hasil evaluasi Paru Waktu PDTT Tahun 2004–2007 dari Kementerian PDT mengindikasikan, Kab Madiun dinilai sebagai daerah tertinggal. Status itu, menimbulkan pertanyaan sebagian masyarakat, bahkan ada yang meragukan.

“Hal itu wajar, sebab jika dilihat dari berbagai program yang dilaksanakan Pemkab. Madiun selama ini telah memberikan hasil positif dan menggembirakan,” kata H. Muhtarom.

Oleh sebab itu, imbuh dia, status Kab. Madiun sebagai daerah tertinggal sementara dibekukan dan sebagai dampaknya Kab. Madiun tidak mendapat bantuan Program Reguler dari KPDT yang sangat dibutuhkan masyarakat. Tetapi pada tahun 2009 ini, kembali Kementrian PDT kembali melaksanakan beberapa programnya di Kab. Madiun.*(jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar