Laporan : Ajun Ally
Cakrawalainfo.com (Surabaya) - Warga Surabaya patut bersyukur. Ketika beberapa wilayah terkena gempa, kota di pesisir utara Jawa ini masih aman-aman saja. Namun warga tetap harus waspada karena tanah bergoyang bisa datang tiba-tiba.
Para peneliti dari dalam dan luar negeri saat ini sedang mengadakan riset gempa. Salah satu hasilnya, para ahli menyatakan Surabaya termasuk salah satu wilayah rawan gempa.
Penelitian ini dilakukan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Nanyang Technological University (NTU) Singapura dan Tokyo Institute of Technology (TIT) Jepang.
"Surabaya dan kota-kota sekitarnya dilewati patahan Kendeng dan Rembang. Selain itu dalam sejarahnya, tahun 1937 pernah ada gempa besar di Mojokerto yang tak jauh dari Surabaya," kata Dr Danny Hilman Natawijaya, peneliti LIPI, saat ditemui di kampus ITS (22/12/2009).
Dia menjelaskan, berdasar potensi alam Indonesia timur paling tinggi terjadi gempa. Tapi dari sisi risiko, Indonesia barat paling besar risikonya.
"Jawa dan Sumatera kalau digoyang bisa memakan korban jiwa sangat besar karena banyak bangunan bertingkat. Sedangkan di bagian timur tidak terlalu banyak. Meski gempa tapi tidak ada yang runtuh," kata Danny.*(spost/jay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar