Laporan : Ajun Ally
Cakrawalainfo.com (Madiun) - Terkait dengan kondisi peraturan daerah yang diskriminatif terhadap kaum perempuan yang membatasi kiprah mereka, maka diperlukan suatu strategi pembangunan yang bersifat inklusif dan menghormati pluralisme.
Misalnya dalam berbagai program dan kebijakan pemerintah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Strategi yang dilakukan pemerintah adalah melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender yang diharapkan dapat menjadi dasar untuk mendukung terselenggaranya perencanaan.
“Juga penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang berperspektif keadilan gender,” ujar Bupati Madiun, Selasa (22/12/2009) di Pendopo Muda Graha.
Sebelum mengakhiri sambutannya pada perigatan hari ibu tahun 2009 ini, Bupati Madiun mengajak kepada kita semua untuk merapatkan barisan dan menyatukan tekat dan semangatnya.
Tujuannya menghapus segala bentuk diskriminasi berdasarkan gender dan bentuk kekerasan terhadap perempuan bersama dengan kaum laki-laki dalam seluruh elemen masyarakat lainnya sesuai dengan tujuan pembangunan millennium (MDG).
“Tentu untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, sebagai salah satu upaya mewujudkan Indonesia yang demokratis, adil dan damai,” katanya.
Pada sekempatan yang sama, Bupati juga berkenan menyerahkan penghargaan Profesionalisme Award Tahun 2009 Kategori Baik ke 1 dari Prop. Jawa Timur kepada Pengurus Korpri Kab. Madiun,
Penghargaan Kelompok Budaya Kerja Kategori Penilaian Pelayanan Publik/Jasa Tingkat Prop. Jawa Timur Tahun 2009 kepada Puskesmas Sumbersari Kec. Saradan sebagai Juara ke – 2.*(jay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar