Laporan : Ajun Ally
Cakrawalainfo.com (Madiun) - Salah satu upaya untuk meningkatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana menuju pribadi muslim yang mempunyai integritas dan kadar keimanan serta ketaqwaan yang tinggi, Pemkab Madiun mengadakan Sima’an Qubro di Pendopo Muda Graha.
Sima’an dimaksud, juga untuk memperingati datangnya tahun baru Hijriah ke 1431. Sima’an Qur’an yang melibatkan 208 Hafidh dan Hafidhoh dari Jam’iyyatul Qurro’ Wal Hufadh Kabupaten Madiun ini terbagi dalam 15 majelis.
Sedangkan mereka yang mengikuti/menyima’ antara lain ulama, pelajar dan masyarakat. Dengan demikian dalam waktu sehari saja sudah khatam 15 Juz. “Umat Islam yang hidup dimasyarakat serba majemuk keberadaannya dalam setiap bentuk kegiatan, dituntut untuk selalu mampu membawa manfaat dan kesejukan,” ujar Bupati Madiun, H Muhatrom, kemaren.
Karena, “Islam” sebagai “Rahmatan Lil Alamin”. Untuk itu, kata Bupati, agar kegiatan Sima’an Qur’an yang sarat dengan muatan religius terus dikembangkan dan rutin dilaksanakan untuk pembinaan mental spiritual masyarakat. “Ini merupakan perwujudan pembangunan akhlak yang menjadi landasan utama bagi pelaksanaan pembangunan, diharapkan mampu berakselerasi demi kesejahteraan umat dan masyarakat,” jelasnya.
Menurut dia, melalui kegiatan Sima’an Qur’an ini pula, diharapkan akan mampu mencapai kehidupan masyarakat yang qur’ani dalam arti setiap sendi kehidupan selalu berlandaskan dan dijiwai oleh Al-Qur’an.
Dengan kegiatan itu, maka dapat mengambil hikmah dan makna agar selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sehingga akan terwujud ketenangan dan ketentraman hati, serta mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi kehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat.
Selain itu, juga tertanam suasana kehidupan masyarakat yang aman tentram, harmonis dan sejahtera serta dapat mempererat tali persaudaraan antara ulama, umaro’ dan segenap komponen masyarakat lainnya. “Dan pada akhirnya dapat terjalin rasa kasih mengasihi, saling tolong menolong, bantu membantu dan hidup penuh dengan kerukunan,” papar H Muhtarom.
Diinformasikan turut hadir dalam acara tersebut, yakni Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ir. A. Helmy Faizal Zaini, SE. Setelah Sima’an Qur’an selesai dilaksanakan, seluruh peserta dipersilahkan untuk menikmati air aqua yang sudah diberikan do’a.*(jay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar