Rabu, 20 Januari 2010

Demokrat Sleman, Selenggarakan Konvensi Cabup-Cawabup
Laporan : Awan Turseno

Cakrawalainfo.com (Jogyakarta) - Bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman, saat ini mulai menghangat. Beberapa partai telah melakukan penjaringan bakal calon bupati maupun wakil bupati.

Begitu juga DPC Partai Demokrat Sleman, telah melakukan penjaringan balon cabup/cawabup lewat konvensi yang diselenggarakan di Hotel Jayakarta.

Menurut Sekertaris Tim Pemenangan Pilkada Sleman Ayong Setiadi, pada acara tersebut peserta bakal calon memaparkan visi dan misi. Konvensi ini, juga sebagai bentuk fit and proper test.

Hasil konvensi diserahkan Tim 9 yang terdiri dari DPP 4 orang, DPD 3 orang dan DPC 2 orang. Selanjutnya, tim 9 akan melakukan rapat di Jakarta untuk menentukan balon yang diusung Demokrat Sleman.

Akan tetapi, karena Ketua DPC Demokrat Sleman Wahyono SH ikut mendaftar sebagai balon cawabup, maka tim 9 hanya diwakili 8 orang.

Dari beberapa balon yang mendaftar lewat Partai Demokrat sudah mengembalikan formulir. Saat ini, caln yang mengikuti konvensi yakni Drs H Sri Purnomo MSi, Sukamto SH dan Hafidh Asrom MM sebagai balon Cabup.

Sedangkan Imam Mucharror, Dra Purwatiningsih MSi, Dra Hj Sri Muslimatun AMk MKes, Wahyono SH, Sutapa SH MM, Supriyono Putro Bsc mendaftar sebagai balon Cawabup.

Ketua DPD Demokrat Yogyakarta Prabukusumo dalam sambutannya seperti yang disampaikan Ayong mengatakan kader Demokrat Sleman tidak ada yang mendaftar balon cabup dengan alasan kader-kader terbaiknya banyak yang duduk dikursi legislative. "Untuk itu, kader Demokrat cukup mendaftar sebagai balon cawabup," paparnya.

Ketua DPC Demokrat Sleman Wahyono SH ketika disinggung syarat menjadi balon cawabup/cawabup lewat partainya, apabila ingin lolos harus membuat Kartu Tanda Anggota (KTA), dengan tegas menjawab syaratnya yang jelas KTP bukan KTA. "Akan tetapi, nantinya di DPP kita tidak tahu apakah harus membuat KTA atau tidak," katanya.

Di tempat yang sama, balon Cabup Haridh Asrom MM menegaskan, apabila syaratnya harus membuat KTA agar lolos sebagai Cabup dirinya siap. “Apa susahnya membuat KTA,” tegas Hafidh.

Ketika disinggung Cawabup sebagai pendampingnya, Hafidh menyerahkan semua kepada partai dan koalisinya. "Yang pasti, bisa kerjasama untuk membangun dan memajukan Sleman demi kepentingan rakyat Sleman," tegasnya, lagi.*(wan/dib)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar