Laporan : Awan Turseno
Cakrawalainfo.com (Jogyakarta) - Ratusan simpatisan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Sleman, Jogyakarta, non partai (pasangan independent) Bugiakso-Kabul melakukan konvoi disejumlah jalan.
Massa bergerak dari rumah kediaman Bugiakso yakni di Dusun Donolayan, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, untuk mengawal Budiakso-Kabul hingga menuju kantor KPUD setempat.
Sesampainya di kantor KPUD, pasangan Bugiakso-Kabul—langsung diterima Ketua KPUD yakni Ahmad Djayadi dan anggota KPUD yaitu Haswan Iskandar, Hamdan Kurniawan, Nuning S.
Pasangan balon bupati dan wakil bupati Bugiakso-Kabul, lalu menyerahkan berkas foto copy KTP sebanyak 40 587, sebuah flashdish serta 2 buah brankas untuk menyimpan berkas tersebut.
“Karena dokumen yang diserahkan cukup banyak yaitu 344 bendel, terdiri dari 84 kelurahan masing-masing rangkap 4, maka perlu tempat tersendiri. Selain itu, juga diharapkan keamanan bisa terjamin,” jelas Bugiakso disela-sela penyerahan berkas di KPUD Slemen, Kamis (28/1/2010).
Sebab, kata dia, syarat dukungan tersebut tidak semua diserahkan. Sisanya, sekitar 18 ribu masih disimpan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan KPUD. Selain berkas tersebut, pihaknya juga menyerahkan softcopy (flashdish) yang berisi nama serta alamat pendukung.
“Hal ini dilakukan, agar kinerja KPUD lebih cepat dan mudah. Karena dari segi jumlah anggota KPUD Sleman, sangat sedikit. Kami berharap, KPUD dalam menyeleksi balon bupati dan wakil bupati, baik yang melalui jalur independent maupun lewat partai tidak dibeda-bedakan,” pintanya.
Untuk itu, tambah Bugiakso, KPUD dari tingkat kabupaten sampai tingkat paling bawah saling sinergi, bekerjasama melaksanakan pemilukada agar berjalan jujur, adil dan aman.
Ketua KPUD Sleman, Ahmad Djayadi mengungkapkan penyerahan berkas merupakan salah satu tahapan yang perlu dilalui bagi balon bupati/wakil bupati yang mendaftar lewat jalur independent.
Hal ini sesuai amanat Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2008 tetang Penyerahan Bukti Dukungan dari Masyarakat yang disyaratkan KPU, berupa bukti fotocopy KTP dan tandatangan sebanyak 32 915 warga berasal atau asli Sleman.
Diungkapkan Djayadi, verifikasi pendukung merupakan pengalaman pertama bagi jajarannya. Untuk itu, KPUD akan bekerja semaksimal mungkin yang dibantu tim verifikator untuk mendatangi satu persatu penduduk yang dimintai fotocopy tersebut.*(wan/dib)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar