Laporan : Ajun Ally
Cakrawalainfo.com (Madiun) - Kepala Penerangan Korem 081 DSJ Madiun, Mayor ARM Ahmad Rantelino mengatakan untuk pengamanan kunjungan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pihaknya telah menerjunkan sebanyak 6.00 personil gabungan TNI dan Polri.
Aparat gabungan ini, telah diterjun dilokasi penghijauan yang akan dikunjungi Presiden SBY seperti Waduk Widas, Ring Road (jalur tembus), Pendopo Kabupaten Ngawi dan Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun.
Selain itu, juga sejumlah jalan yang akan dilalui rombongan Presiden SBY selama berada di Kota Madiun, Kabupaten Madiun dan Ngawi. Pengamanan tersebut, terdiri dari TNI AD, TNI AU dan Polri.
“Untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan, aparat yang ikut terlibat dalam pengamanan kunjungan Presiden RI sekitar 6.000 personel,” ujarnya usai ramah taman dengan wartawan Madiun, Magetan dan Ngawi di Makorem 081 DSJ Madiun, Minggu (17/1/2010)
.
Ia menrincikan pengamanan dari TNI AD sebanyak 1.500 personil, TNI AU 500 personil dan Polri 4.000 personil. Jumlah pengamanan tersebut, disebar baik pengamanan terbuka maupun tertutup.
Sedangkan teknisnya kalau tidak ada jadwal perubahan, Presiden SBY bersama rombongan setelah diterima Komandan Lanud Iswahjudi Madiun langsung menuju Waduk Widas, Kecamatan Sadaran, Kabupaten Madiun.
Usai kegiatan penghijauan di Waduk Widas, SBY melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Ngawi. Di Ngawi, SBY akan meninjau Ring Road (jalur tembus) dan meresmikan Terminal setempat.
Setelah itu, SBY dan rombongan kembali ke Pendopo Kabupaten Ngawi untuk membuka pameran produk unggulan.*(jay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar