Kamis, 07 Januari 2010

empurnakan Ilmu, 7 Babi Jelmaan Gemparkan Warga Jogya
Laporan : Sudibyo

Cakrawalainfo.com (Jogyakarta) - Sejak tiga hari yang lalu, warga RT 03 Kroco, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta, selepas mahgrib selalu digemparkan oleh 7 babi jadi-jadian yang berseliweran di sawah petani.

“Ketika saya dengan sorot lampu senter, eh tujuh babi tersebut langsung lenyap bak ditelan bumi,” ujar Widodo, ketua RT 03 Desa Kroco, Kamis (7/1/2009).

Bahkan ketika diambil dengan kamera digital maupun dari hp, tak muncul gampar babi. Yang ada hanya gambar hitam kelam. Karena itu, warga yakin jika itu merupakan babi jadi-jadian. Apalagi babi yang berjumlah tujuh ekor itu, hanya muncul selepas senja.

Namun hingga berita ini diturunkan, warga belum mengetahui secara pasti, apakah itu babi ngepet untuk mencari pesugihan, atau babi jadi-jadian karena faktor lain. Karena itu, untuk mengetahui secara pasti, beberapa orang warga berinisiatif untuk minta bantuan "orang pintar".

Karena banyak warga yang kuwatir jika itu babi ngepet, maka akan banyak merugikan masyarakat. Seperti banyak diketahui, babi ngepet merupakan babi jadi jadian dari manusia yang melakukan ritual pesugihan agar lebih mudah untuk mencuri uang.

Tapi benarkah tujuh ekor babi yang muncul di Sleman ini, merupakan babi jadi-jadian dari orang yang melakukan ritual babi ngepet? Menurut pandangan tokoh supranatural Jogjakarta, bunda Lia Hermin Putri, tujuh babi jadi-jadian yang muncul selepas senja di Sleman, bukanlah babi ngepet seperti yang banyak diprediksi oleh warga.

Tujuh babi yang muncul itu, merupakan jadi-jadian orang yang yang sedang laku ritual untuk menyempurnakan ilmu hitamnya. Karena dikalangan spiritual, bulan Suro merupakan bulan yang tepat untuk penyempurnaan sebuah ilmu. Baik itu, yang aliran "abangan" maupun "putih".

Karena itu, warga tidak perlu kuwatir uangnya akan dicuri oleh tujuh babi jadi-jadian ini. "Itu bukan babi ngepet. Tidak ada babi ngepet muncul sampai tujuh. Tujuh babi jadi-jadian itu, merupakan jelmaan orang yang menyempurnakan ilmunya di bulan Suro ini. Yang jelas ilmu hitam,” terang bunda Lia kepada reporter cakrawalainfo.com.

Kalau di Lampung, Sumatra, imbuh dia, ilmu ini lebih dikenal dengan nama ilmu Kalung Babi. Siapa yang mampu menguasai hingga ritual pamungkas, maka yang bersangkutan akan kebal dari berbagai macam senjata.*(dib/jay)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar