Jumat, 08 Januari 2010

Mayor Lek Soegeng Dansathar 22 yang Baru
Laporan : Ajun Ally

Cakrawalainfo.com (Madiun) - Kegiatan kalibrasi dan pemeliharaan Alat Ukur Presisi merupakan hal yang belum begitu populer.

Padahal kegiatan tersebut saat ini mutlak harus dilaksanakan, karena akan menentukan kualitas dari hasil produksi maupun pemeliharaan itu sendiri.

Apalagi dihadapkan pada perkembangan teknologi elektronika yang memiliki sensitivitas tinggi.

Hingga saat ini, Sathar 22 dengan segala inovasi dan kreatifitasnya mampu menunjukkan eksistensinya untuk berperan aktif dalam mendukung kesiapan alutsista TNI Angkatan Udara dengan memberikan dukungannya secara optimal terutama Alat Ukur Presisi.

Demikian, disampaikan Kolonel Lek Saifuddin, Komandan Depohar 20 selaku Irup pada upacara Sertijab Komandan Satuan Pemeliharaan (Dansathar) 22 dari Letkol Lek Ade Teguh Budianto kepada penggantinya Mayor Lek Soegeng Ryady, S.T. di lapangan apel Depohar 20, Jumat (8/1/2010)

Lebih lanjut dikatakan bahwa Sathar 22 merupakan satuan pelaksana dari Depohar 20 yang mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan pemeliharaan korektif dan restorative serta melaksanakan kalibrasi terhadap tester avionik, tester khusus pesawat terbang dan Alat Ukur Presisi (AUP).

Mayor Lek Soegeng Ryady, S.T. merupakan alumnus AAU 1994 yang sebelumnya menjabat kasipernika Subdisalpernika Diskomlekau.

Sedangkan Letkol Lek Ade Teguh Budianto alumnus AAU 1993, selanjutnya mendapat promosi jabatan sebagai Kasidikbangum, Subdisdikbangum,Disdikau, Jakarta.*(jay)

Keterangan Gambar : Komandan Depohar 20, Kolonel Lek Saefuddin menyerahkan Dhuaja Sathar 22 kepada Dansathar 22 yang baru, Mayor Lek Soegeng Ryady, S.T. di lapangan apel Depohar 20, Jumat (8/1/2010):Foto Pental Lanud Iswahjudi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar