Laporan : Sudibyo
Cakrawalainfo.com (Jogyakarta) - Ribuan orang yang umumnya dari kalangan spiritualis dan supranatural pemula, Jum’at (1/1/2009) sekitar pukul 19.00 WIB memadati komplek Wisata Ritual Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, Jogjakarta.
Kedatangan ribuan calon orang-orang linuwih ini, bukannya tanpa alasan.
Karena, bertepatan dengan malam purnama Suro, sebanyak 111 orang linuwih yang datang dari berbagai penjuru tanah Jawa, diantaranya dari lereng Gunung Merapi, Lawu, Merbabu, Sumbing, Semeru, Alas Purwo Banyuwangi, Alas Ketonggo Ngawi Jawa Timur serta Jogjakarta, melakukan ritual khusus.
Acara ritual malam purnama tersebut, langsung pimpin oleh tokoh supranatural yang juga seorang spiritualis serta pimpinan Padepokan Songgo Buwono Jogyakarta Bunda Lia Hermin Putri.
Karena itu, ditambah dengan masyarakat umum yang ingin menyaksikan ritual Agung ini, sejak pukul 18.00 WIB, areal parkir yang berada disisi utara Cepuri Pangkusumo, tak mampu menampung luberan mobil yang datang. Belum lagi sepeda motor. Iringan mobil perserta ritual berangkat dari Padepokan Songgo Buwono yang terletak diselatan perempatan Manding, Bantul.
Sedangkan prosesi ritualnya, pertama masuk ke Cepuri yang berada disisi utara Pantai Parangkusumo Parangtritis. Di tempat yang berujud batu gilang itu, para spiritualis melakukan ritual tabur bunga, pemberian sesaji berupa hio, beberapa nasi tumpeng dan buah-buahan.
Sekedar diketahui, Cepuri Parangkusumo dimana terletak dua buah batu gilang? Menurut mitologi jawa, dulu merupakan tempat pertemuan antara penguasa pantai selatan Kanjeng Ratu Kidul dengan Raja Mataram pertama yakni Panembahan Senopati.*(dib/jay)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar